Kamis, 23 September 2010

Merokok Perantara Penyakit

Pengertian Rokok

Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.
Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung(walapun pada kenyataanya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).
Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.
Telah banyak riset yang membuktikan bahwa rokok sangat menyebabkan kecanduan, disamping menyebabkan banyak tipe kanker, penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit pencernaan, efek buruk bagi kelahiran, dan emfisema.

Jenis-Jenis Rokok

Rokok dibedakan menjadi beberapa jenis. Pembedaan ini didasarkan atas bahan pembungkus rokok, bahan baku atau isi rokok, proses pembuatan rokok, dan penggunaan filter pada rokok.
Rokok berdasarkan bahan pembungkus.
  • Klobot: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun jagung.
  • Kawung: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun aren.
  • Sigaret: rokok yang bahan pembungkusnya berupa kertas.
  • Cerutu: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun tembakau.
Rokok berdasarkan bahan baku atau isi.
  • Rokok Putih: rokok yang bahan baku atau isinya hanya daun tembakau yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.
  • Rokok Kretek: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau dan cengkeh yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.
  • Rokok Klembak: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau, cengkeh, dan kemenyan yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.
Rokok berdasarkan proses pembuatannya.
  • Sigaret Kretek Tangan (SKT): rokok yang proses pembuatannya dengan cara digiling atau dilinting dengan menggunakan tangan dan atau alat bantu sederhana.
  • Sigaret Kretek Mesin (SKM): rokok yang proses pembuatannya menggunakan mesin. Sederhananya, material rokok dimasukkan ke dalam mesin pembuat rokok. Keluaran yang dihasilkan mesin pembuat rokok berupa rokok batangan. Saat ini mesin pembuat rokok telah mampu menghasilkan keluaran sekitar enam ribu sampai delapan ribu batang rokok per menit. Mesin pembuat rokok, biasanya, dihubungkan dengan mesin pembungkus rokok sehingga keluaran yang dihasilkan bukan lagi berupa rokok batangan namun telah dalam bentuk pak. Ada pula mesin pembungkus rokok yang mampu menghasilkan keluaran berupa rokok dalam pres, satu pres berisi 10 pak. Sayangnya, belum ditemukan mesin yang mampu menghasilkan SKT karena terdapat perbedaan diameter pangkal dengan diameter ujung SKT. Pada SKM, lingkar pangkal rokok dan lingkar ujung rokok sama besar.
Sigaret Kretek Mesin sendiri dapat dikategorikan kedalam 2 bagian :
  1. Sigaret Kretek Mesin Full Flavor (SKM FF): rokok yang dalam proses pembuatannya ditambahkan aroma rasa yang khas. Contoh: Gudang Garam Filter Internasional, Djarum Super, dll.
  2. Sigaret Kretek Mesin Light Mild (SKM LM): rokok mesin yang menggunakan kandungan tar dan nikotin yang rendah. Rokok jenis ini jarang menggunakan aroma yang khas. Contoh: A Mild, Clas Mild, Star Mild, U Mild, LA Light, Surya Slim, dll.
Rokok berdasarkan penggunaan filter.
Akibat Rokok
Akibat negatif dari rokok, sesungguhnya sudah mulai terasa pada waktu orang baru mulai menghisap rokok.  Dalam asap rokok yang membara karena diisap, tembakau terbakar kurang sempurna sehingga menghasilkan CO (karbon mono oksida), yang disamping asapnya sendiri, tar dan nikotine (yang terjadi juga dari pembakaran tembakau tersebut) dihirup masuk ke dalam jalan napas.

CO, Tar, dan Nikotin tersebut berpengaruh terhadap syaraf yang menyebabkan :
- Gelisah, tangan gemetar (tremor)
- Cita rasa / selera makan berkurang
- Ibu-ibu hamil yang suka merokok dapat kemungkinan keguguran kandungannya

Tar dan Asap Rokok
Tar dan asap rokok merangsang jalan napas, dan tar tersebut tertimbun disaluran itu yang menyebabkan :
- Batuk-batuk atau sesak napas
- Tar yang menempel di jalan napas dapat menyebabkan kanker jalan napas, 

  
lidah atau bibir

Nikotin
Nikotin merangsang bangkitnya adrenalin hormon dari anak ginjal yang menyebabkan :
- Jantung berdebar-debar
- Meningkatkan tekanan darah serta kadar kholesterol dalam darah, 

  
tang erat dengan terjadinya serangan jantung

Gas CO (Karbon Mono Oksida)
Gas CO juga berpengaruh negatif terhadap jalan napas dari pembuluh darah.
Karbon mono oksida lebih mudah terikat pada hemoglobin daripada oksigen
Oleh sebab itu, darah orang yang kemasukan CO banyak, akan berkurang daya angkutnya bagi oksigen dan orang dapat meninggal dunia karena keracunan karbon mono oksida.  Pada seorang perokok tidak akan sampai terjadi keracunan CO, namun pengaruh CO yang dihirup oleh perokok dengan sedikit demi sedikit, dengan lambat namun pasti akan berpengaruh negatif pada jalan napas dan pada pembuluh darah.
Tips Menghentikan Kebiasaan Merokok
Berikut ini adalah beberapa cara untuk menghentikan kebiasaan merokok yang mungkin bisa anda coba yang mudah-mudahan berhasil :

1. Kuatkan Tekad Dengan Mempelajari Dampak Rokok

Cari informasi sebanyak mungkin mengenai dampak buruk rokok bagi kesehatan manusia. Lihat gambar paru-paru orang yang kena kanker paru-paru serta perbandingan antara paru-paru perokok dan bukan perokok. Lakukan perhitungan biaya rumah sakit dan obat yang harus anda bayar jika anda kena kanker paru-paru, impotensi, jantung koroner, dan lain-lain. Sebenarnya rokok itu hanya menguntungkan pengusaha rokok saja, di mana negara, pengguna, orang di sekitar dirugikan para pengusaha. Dengan begitu anda mungkin jadi takut untuk merokok.

2. Merokok Itu Dosa dan Rokok itu Haram

Segala sesuatu yang dapat merusak kesehatan diri kita sendiri adalah haram. Kebiasaan merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit bagi para perokok maupun orang-orang yang tidak sengaja menghirup asap rokok secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama.

3. Kurangi Sedikit Demi Sedikit

Semua hal yang memicu ketagihan atau ketergantungan, untuk menghilangkan ketagihannya harus diadakan pengurangan dosis sedikit demi sedikit hingga akhirnya berhenti memakai. Yang tadinya menghisap sebungkus rokok sehari, kurangilah jadi setengah bungkus perhari, lalu dua batang perhari, hingga berhenti penuh tidak merokok.

4. Dekati Orang Yang Ingin Berhenti Merokok & Beritahu Perokok

Hindarilah berkumpul bersama para perokok yang bisa membuat anda kembali banyak merokok. Untuk sementara bertemanlah dengan orang-orang yang tidak merokok atau sedang program berhenti merokok. Beritahu teman-teman perokok dan minta dukungan serta kerjasama mereka agar mereka membantu anda dalam berhenti merokok.

5. Tabung Semua Uang Anda Dan Anggarkan Sedikit Buat Rokok

Mulai sekarang jangan beli rokok secara eceran sedikit demi sedikit, tetapi belilah langsung sekaligus untuk kebutuhan merokok satu bulan. Hitung jumlah rokok yang anda boleh pakai setiap hari. Dalam satu hari tidak boleh merokok lebih dari batas jumlah yang telah ditentukan, yang makin lama makin berkurang jumlah yang boleh dikonsumsi perharinya.

6. Perbanyak Puasa & Cari Kesibukan

Teknik puasa merupakan cara yang cukup ampuh dalam menghilangkan kebiasaan merokok. Anda sebaiknya puasa setiap hari selama anda kuat dengan niat puasa sunah karena Allah SWT. Dengan puasa maka anda biasanya akan otomatis tidak merokok. Merokoklah sedikit saja saat buka puasa dan sahur untuk menghilangkan sakaw rokok anda. Lama-lama stop merokok saat jam buka puasa dan sahur dengan mengisi waktu dengan hal lain yang lebih bermanfaat.

7. Minta Dukungan Dan Doa Restu Anggota Keluarga

Jangan sia-siakan bantuan dari anak-anak dan isteri/suami anda di rumah dalam mensukseskan program berhenti merokok anda. Ajak mereka untuk mengawasi anda selama menjalani program karena merekalah yang paling dekat dengan kita serta memiliki kontak batin yang kuat. Jangan kecewakan keluarga anda dengan menggagalkan program anda sndiri.

8. Alihkan Konsentrasi Rasa Ingin Merokok

Mungkin rasanya tidak enak sekali saat ingin merokok tetapi tidak diperbolehkan. Mulai sekarang carilah makanan atau minunan yang kira-kira bisa meredakan rasa ketagihan akan rokok. Dengan begitu mungkin rasa ingin merokok jadi berkurang atau bahkan hilang.

9. Jangan Merokok Sambil Bicara atau Beraktivitas

Terkadang pada saat kita ngobrol kita tidak sadar bahwa telah menghasilkan banyak puntung rokok saking asyik ngobrol. Sebaiknya merokoklah pada kita saat tidak bekerja, beraktivitas, berkendara, dan lain sebagainya agar kita bisa lebih menikmati rokok, terhindar dari merokok berlebih melebihi dosis yang telah direncanakan.

10. Jangan Pernah Merokok Lagi

Setelah anda berhasil menjalani program berhenti merokok, maka saatnya anda berubah dengan konsisten. Jangan pernah sentuh lagi rokok walaupun anda stress berat atau butuh rokok untuk membantu untuk meredakannya. Beritahu teman yang masih merokok dan ajak mereka untuk tidak merokok demi kebahagiaan mereka. Hukumlah diri anda sendiri dengan hukuman yang mendidik tetapi bisa membuat kita membenci rokok.

1 komentar:

  1. Rata-rata orang bilang bahwa rokok itu adalah obat stres. Bisa dijelaskan?

    BalasHapus